Frequently Asked Questions

Find answers to common questions about our services

Apa itu Akun Rookie? (MT5)

Siapa yang paling cocok menggunakan Akun Rookie?

Akun Rookie adalah tipe akun yang paling pas untuk para trader pemula. Akun ini memberikan kesempatan untuk bertransaksi menggunakan volume yang jauh lebih kecil dengan satuan trading minimal, yaitu cent lot.

Karena volume transaksinya yang sangat mini, akun Rookie menjadi pilihan terbaik untuk belajar, bereksperimen, sekaligus menguji berbagai strategi trading Anda.

Detail Spesifikasi Akun Rookie:

Minimum Deposit : $10

Swap : Free

Spread Mulai Dari : 0.0 pips

Leverage Maksimal : 1:2000

Mata Uang Akun : USC

Volume Transaksi Minimal : 0.01

Volume Transaksi Maksimal  : 100 lots

Langkah Volume Minimal : 0.01

Margin Call : 50%

Stop Out Level : 30%

Izin Penggunaan Semua Strategi : Yes

Komisi : 3 USC per lot

Pilihan Mata Uang Utama : USD, GBP, EUR, AUD, CAD, JPY

 

Updated: 2 hari yang lalu

Kenapa saya tidak bisa menutup (close) transaksi yang sedang berjalan?

Ada beberapa alasan mengapa Anda tidak bisa menutup posisi transaksi (open order) di platform MT4 atau MT5. Berikut adalah beberapa faktor umum yang perlu Anda perhatikan beserta cara mengatasinya:

Menutup Transaksi saat Pasar Tutup (Market Closure):
Jika Anda mencoba menutup transaksi di akhir pekan atau saat instrumen trading tersebut sedang dalam masa jeda harian (daily break), proses penutupan akan gagal sampai pasar dibuka kembali.

Solusinya: Silakan tunggu hingga pasar untuk instrumen trading yang bersangkutan kembali dibuka, lalu Anda bisa mencoba menutup transaksi tersebut seperti biasa.

Kendala Koneksi atau Glitch Visual:
Adanya gangguan koneksi internet atau masalah visual (bug) pada aplikasi terkadang membuat transaksi tampak seolah-olah tidak bisa ditutup, padahal sebenarnya sistem sudah memprosesnya.

Solusinya: Coba tutup aplikasi platform trading Anda secara keseluruhan (restart), lalu buka kembali untuk memeriksa status terbaru dari transaksi Anda.

Masalah Teknis (Technical Errors):
Gangguan teknis pada sistem atau server juga bisa menjadi salah satu penyebab mengapa Anda menghadapi kesulitan saat ingin menutup transaksi yang sedang aktif.

Solusinya: Jika masalah ini terus berlanjut, kami sangat menyarankan Anda untuk segera menghubungi tim dukungan pelanggan TradingPRO agar kami bisa langsung membantu menyelesaikannya.

Updated: 3 hari yang lalu

Secara singkat, apa fungsi utama dari Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL)?

  1. Order take-profit—yang merupakan salah satu bentuk dari limit order—memungkinkan Anda untuk menentukan target harga pasti secara otomatis. Penyedia layanan trading Anda akan menutup posisi transaksi yang sedang terbuka pada harga tersebut untuk mengamankan keuntungan Anda.

  2. Para trader menggunakan order stop-loss untuk membatasi risiko kerugian atau mengamankan sisa keuntungan pada posisi transaksi yang sedang berjalan. Perintah otomatis ini adalah alat yang sangat krusial dalam mengelola risiko transaksi secara disiplin.

  3. Bagi trader harian atau jangka pendek, order take-profit sangatlah berharga karena membantu mereka mengelola risiko dengan cara langsung keluar dari pasar begitu target keuntungan yang direncanakan sudah tercapai. Strategi ini membantu mereka terhindar dari risiko pembalikan arah harga pasar yang mendadak.

  4. Order stop-loss memberikan pendekatan yang sangat sederhana dan cerdas untuk menekan risiko kerugian dalam trading. Selain itu, fitur ini juga berfungsi ganda untuk mengamankan keuntungan yang sudah berjalan.

  5. Menentukan titik harga terbaik untuk order take-profit maupun stop-loss biasanya melibatkan kombinasi antara analisis teknikal dan fundamental, yang mencerminkan pendekatan menyeluruh dalam strategi trading Anda.

Updated: 3 hari yang lalu

Bagaimana cara menentukan level harga Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) terbaik?

Menentukan titik harga terbaik untuk Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) sangat bergantung pada gaya trading, toleransi risiko, serta volatilitas instrumen yang sedang Anda transaksikan.

Berikut adalah beberapa metode praktis yang paling sering digunakan oleh para trader profesional:

  • Menggunakan Support & Resistance (Analisis Teknis): Ini adalah cara paling populer. Trader biasanya memasang Stop Loss sedikit di bawah level Support (saat membeli) atau sedikit di atas level Resistance (saat menjual). Sementara target Take Profit dipasang mendekati area pembalikan arah harga berikutnya.

  • Menggunakan Perbandingan Risiko (Risk-to-Reward Ratio): Anda menentukan batasan ini berdasarkan rencana keuangan Anda sendiri. Contohnya, jika Anda menggunakan rasio 1:2, berarti jika Anda rela merugi sebesar $10 (Stop Loss), maka target keuntungan Anda wajib diatur sebesar $20 (Take Profit).

  • Memperhatikan Volatilitas Harga: Untuk aset yang pergerakan harganya sangat cepat dan sering mengalami koreksi (retracement), Anda memerlukan strategi pemasangan Stop Loss yang sedikit lebih longgar agar tidak mudah tertutup secara tidak sengaja oleh gejolak pasar sementara.

Catatan Penting:

Meskipun TP dan SL adalah alat pelindung yang sangat efektif untuk meminimalkan kerugian, fitur ini mungkin kurang cocok untuk investasi jangka panjang yang sangat ekstrem. Perlu diingat juga bahwa trading menggunakan produk CFD melibatkan leverage, yang berarti potensi pergerakan dana berjalan sangat cepat. Oleh karena itu, selalu sesuaikan batasan harga tersebut dengan batas toleransi risiko yang mampu Anda tanggung secara pribadi.

Updated: 3 hari yang lalu

Bagaimana cara memasang order Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL)?

  1. Analisis Pasar: Tentukan arah transaksi Anda terlebih dahulu berdasarkan analisis teknis atau fundamental pada instrumen yang Anda minati.

  2. Siapkan Akun: Masuk ke akun riil Anda melalui platform trading, atau gunakan akun demo gratis terlebih dahulu jika Anda masih ingin berlatih.

  3. Pilih Peluang: Pilih instrumen trading yang ingin Anda transaksikan (misalnya EURUSD atau Emas).

  4. Atur Risiko & Batasan Harga: Sebelum mengeklik tombol eksekusi, tentukan ukuran transaksi (lot) Anda. Di bagian kolom parameter yang tersedia di platform, masukkan angka target Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) sesuai batasan risiko yang sudah Anda rencanakan.

  5. Eksekusi Transaksi: Klik Buy atau Sell untuk membuka posisi. Sistem otomatis akan menjaga transaksi Anda berdasarkan batasan TP dan SL yang sudah Anda pasang tadi.

Updated: 3 hari yang lalu

Berinteraksi dengan broker tepercaya hari ini

Lihat sendiri mengapa TradingPRO adalah broker pilihan bagi lebih dari 800.000 trader dan 64.000 mitra.

Trading Pro logo

Setoran & Penarikan

Pencegahan Penipuan


TradingPRO International (PTY) LTD (Nomor registrasi 2014​/202132​/07) adalah Penyedia Layanan Keuangan yang disahkan dan diatur oleh Otoritas Perilaku Sektor Keuangan (FSCA) Afrika Selatan dengan nomor lisensi FSP No. 49624. Alamat terdaftar berada di Office 106 1st Floor Pharos House 70 Buckingham Terrace Westville Kwa-Zulu Natal 3630

TradingPRO International Limited (Nomor Registrasi 208079 GBC) adalah Lisensi Bisnis Global berdasarkan Pasal 72 Undang-Undang Jasa Keuangan 2001 dan Lisensi Dealer Investasi (Dealer Layanan Penuh, tidak termasuk Penjaminan Emisi) berdasarkan Pasal 29 Undang-Undang Sekuritas 2005 yang disahkan dan diatur oleh Komisi Jasa Keuangan, Mauritius dengan nomor lisensi GB23202513. Alamat terdaftar berada di 3rd Standard Chartered Tower, Cybercity, Ebene 72201, Mauritius.

Informasi: Klien yang tertarik mendaftar harus berusia minimal 18 tahun untuk menggunakan layanan TradingPRO. Bagi trader yang ingin memulai trading, penting untuk mengetahui dan memahami risiko yang terlibat, termasuk kemungkinan kerugian di kemudian hari. Berhati-hatilah saat bertransaksi di pasar valuta asing. Trader disarankan untuk menggunakan margin untuk menilai kemampuan trading mereka.

Peringatan Risiko: Segala informasi atau elemen yang dibuat untuk tujuan publikasi, penyalinan, atau reproduksi hanya boleh diperoleh secara tertulis dari TradingPRO. Harap diperhatikan bahwa trading forex dan produk leverage lainnya melibatkan tingkat risiko yang signifikan dan tidak cocok untuk semua investor. Trading instrumen keuangan dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian, dan kerugian Anda bisa lebih besar dari modal awal yang Anda investasikan. Sebelum melakukan transaksi semacam itu, Anda harus memastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mencari nasihat independen jika perlu.

Informasi ini tidak ditujukan atau dimaksudkan untuk didistribusikan atau digunakan oleh penduduk negara-negara tertentu, termasuk namun tidak terbatas pada, Australia, Belgia, Prancis, Iran, Korea Utara, dan Amerika Serikat. Perusahaan tidak menawarkan layanannya kepada penduduk negara-negara tertentu, termasuk namun tidak terbatas pada, Australia, Belgia, Prancis, Iran, Korea Utara, dan Amerika Serikat. Perusahaan berhak untuk mengubah daftar negara di atas atas kebijakannya sendiri.


© 2025 TradingPRO. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Facebook Instagram Threads X TikTok Linkedin Telegram